PROGRAM STUDI PROFESI DOKTER
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO

Program Studi Profesi Dokter,  Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako telah terakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) , serta Berdasarkan Keputusan LAM-PTKes N0. 0782/LAM-PTKes/Akr/Pro/XII/2017 tentang Status, Nilai, dan Peringkat Akreditasi Program Studi Profesi Dokter Universitas Tadulako, Palu. Terakreditasi dengan peringkat B.

Program studi Profesi Dokter merupakan keberlanjutan dari  Program studi Kedokteran (S1), dimana waktu tempuh pendidikannya adalah 2 tahun atau 4 semester. Program Studi Pendidikan Profesi Dokter merupakan pendidikan kedokteran yang dilaksanakan melalui proses belajar mengajar dalam bentuk pembelajaran klinik dan pembelajaran komunitas yang menggunakan berbagai bentuk dan tingkat pelayanan kesehatan yang memenuhi persyaratan sebagai tempat praktik kedokteran. Kegiatan pendidikan profesi meliputi bimbingan langsung pada pasien (bed side teaching), tutorial klinik, responsi, presentasi kasus, praktek manajemen pasien dengan bimbingan supervisor klinik dan refleksi. Kegiatan dapat dilaksanakan di bangsal, poliklinik, kamar tindakan, kamar operasi, UGD, skills lab, puskesmas, dan lapangan.

Syarat untuk menjadi mahasiswa Program Studi Profesi Dokter adalah Peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana kedokteran, yang telah terdaftar ditahap profesi dan telah menyelesaikan kewajiban administrasi.

Proses pembelajaran pada tahap profesi bertujuan memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk memahami lebih jauh konsep dan pengetahuan ilmu biomedik, melatih keterampilan klinik dan prosedur klinik serta melatih 7 area kompetensi dokter:

Standar Kompetensi Dokter Indonesia terdiri atas 7 (tujuh) area kompetensi yang diturunkan dari gambaran tugas, peran, dan fungsi dokter layanan primer, yaitu :

  1. Profesionalitas yang Luhur
  2. Mawas Diri dan Pengembangan Diri
  3. Komunikasi Efektif
  4. Pengelolaan Informasi
  5. Landasan Ilmiah Ilmu Kedokteran
  6. Keterampilan Klinis
  7. Pengelolaan Masalah Kesehatan

Kompetensi sesuai yang tercantum di Standar Kompetensi Dokter Indonesia yang ditetapkan oleh KKI. Di Standar Kompetensi Dokter Indonesia, 2012, terdapat 736 daftar penyakit, dan yang harus dikuasi penuh oleh dokter layanan primer adalah 144 penyakit, 275 keterampilan klinik, dan 261 penyakit yang harus mampu didiagnosis kemudian dirujuk.

Penyelenggaraan tahap profesi ini berbasis bagian/department, dimana dilaksanakan di Rumah Sakit Pendidikan Utama (RSUD Undata Palu), Rumah Sakit Jejaring Pendidkan dan Puskesmas yang berada diwilayah kota Palu. Prosesnya sendiri akan dikoordinasikan oleh KOMKORDIK yang berfungsi :

  • Memberikan dukungan administrasi proses pembelajaran klinik di rumah sakit
  • Menyusun kebutuhan sarana dan prasarana yang diperlukan peserta didik
  • Melakukan fasilitasi kepada seluruh peserta didik yang melaksanakan pembelajaran klinik di RSP
  • Memfasilitasi kepada seluruh peserta didik dan atau dosen pendidik klinik yang melakukan bimbingan dan supervisi proses pembelajaran klinik
  • Berkoordinasi dengan Kaprodi Profesi dalam pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan proses pembelajaran klinik peserta didik di RS
  • Melaporkan hasil kerja secara berkala kepada direktur dan Dekan

 

–  Adapun Gelar lulusan yang dihasilkan adalah dokter (dr)

– Koordinator Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako : dr. Imtihanah Amri, M. Kes, Sp. An